Ke Nusa Dua dan Uluwatu April 19, 2009
Posted by Yohan in : Travelling , add a commentSelepas sampai Batubulan saya ketemu teman saya yang mempunyai toko di depan terminal Batubulan, acara kopdar cuma ngobrol, sebenarnya ada rencana makan-makan namun rencana buyar karena teman saya ada keperluan dengan istrinya, ya makan babi guling. Tapi saya hari itu juga nggak minat makan-makan. Yah kami hanya ngobrol soal internet dan BBA. Sebagai tamu saya kudu menghargai tuan rumah yang sibuk. Yeah, kapan-kapan saya akan datang nagih traktiran ya Mas Iwan.
hampir maghrib saya dijemput teman saya dari Jimbaran, untuk numpang gratis semalam, Bli Rully datang naik motor, kami berdua memasuki kota Denpasar, membelah jalan By Pass Ngurah Rai yang jalannya panjang banget bisa puluhan kilometer. sampailah kami di rumah Bli Rully, yah setelah itu istirahat karena sampai rumah sudah keburu malam karena mampir makan bakmi jogja di Renon. Praktis malam sabtu itu kami berdua ngobrol soal tetek bengek komputer dan punggawa opc.
Sabtu pagi kisaran jam 10 berangkat keliling ke Nusa Dua lihat-lihat bule sambil ngobrol apa saja dengan naik motor. Mayan nikmat juga.


Di pantai Nusa Dua kami juga ngobrol dan sesekali memandangi bule yang tidak memakai baju hanya pake cd dan bra dowang
. Pemandangan yang lazim di pantai Bali. saya hanya sempat photo satu kali, ya sebagai kenangan saja.

Karena di pantai Nusa Dua cepat membosankan kami berdua berpindah tempat menuju ke arah Tanjung, di sana cuma mutar saja, karena jalan buntu, huhehehehe .. dah tahu namanya Tanjung pasti buntu kecuali memang mau nyebur.
Kami kemudian meluncur ke Uluwatu untuk melihat teman-teman kita, teman kita yang biasa kita sebut monyet atau kera
. di situ ya kudu ngikuti tata cara masuk ke Pura uluwatu, pake kain yang diikat dipingang, ngak tahu untuk apa.

Namun pemandangan di uluwatu sungguh menakjubkan karena berada di tebing yang bawahnya laut, dan seperti biasa selalu ada upacara adat di pura.


Yeah, cukup terkesan juga mengunjungi wisata di Bali seperti tak ada bosan, kami berdua akhirnya cabut dari Uluwatu kemudian makan kelapa mudah dulu di area uluwatu, kemudian tak lama kami pulang ke Jimbaran yang jaraknya dekat dengan rumah Rully.
Tanah Lot April 18, 2009
Posted by Yohan in : Travelling , 1 comment so farHari jumat sekitar jam 15 saya cabut sari Hotel Darmadi di jalan Raya Kuta untuk keluar, padahal saya nggak punya jadwal jadi perginya kemana hanya mengikuti kaki melangkah, orang akan bilang saya gila. Huhehehehe. Di Bali kudu berani kesasar, apapun resikonya. Dari jalan Raya Kuta saya naik angkot ke Kuta, omong-omong malah dapat kenalan trus tumpangan ke Tanah Lot, awalnya memang nikmat ke tanah Lot, ombaknya gede banget dan dengan suasana Pura yang sangat indah. Bali memang indah kok. Sesampai Tanah Lot kisaran jam 14an. langsung saja masuk dengan membayar Rp. 7.500, Di Tanah Lot ketika kita masuk sudah disuguhi tempat jualan oleh-oleh, entah dari baju dan pernak pernik serba Bali.
Saya langsung saja menuju arah pantai yang ada pura-nya

Pemandangan sungguh menakjubkan, apalagi debur ombak menambah keindahan tempat tersebut. Sempat juga mejeng sebentar untuk jepret buat kenangan.

memang di daerah ini ombaknya sangat gedhe, malah kebetulan di tanah Lot saya sempat menyaksikan orang lokal pengurus pura sempat nyebrang ke pura yang berada di pinggir pantai

Terlalu banyak yang datang ke Tanah Lot, sehingga bersliweran orang-orang, yang terbanyak justru bule, biasalah Bali memang dambaan para bule.
Saya tak lama disitu karena ada janji dengan teman bertemu di Batubulan, ya dah saya cabut dengan naik ojek ke batubulan. bedebah tuh, Bali itu susah angkot, jangan berharap banyak terhadap angkot, rata-rata di sana menggunakan taksi, sewa mobil, atau sewa motor yang harganya selangit. Akhirnya setelah ambil beberapa photo saya cabut juga.






