jump to navigation

Woro-Woro May 16, 2009

Posted by Yohan in : Global , comments closed

Bagi anda yang berkaitan dengan dunia teknologi informasi, baik dari komputer, internet, hardware dan lain lain silakan kunjungi www.yohan-enterprise.com karena semakin banyaknya makalah saya post sehingga membutuhkan tempat tersendiri, maka dengan ini bahasan teknologi informasi saya hentikan, untuk itu bahasan di sini akan berupa obrolan ringan, spiritualitas, boso jowo, dan lain lain yang tidak berkaitan langsung dengan teknologi informasi.

Terima kasih atas kunjungan anda.


Salam


Yohan

Pulang Pergi Musti Naik Kereta Api March 7, 2009

Posted by Yohan in : Global, Pekerjaan, Pornomatika, Travelling , 1 comment so far

Urusan moda angkutan bagi saya pribadi susah susah gampang. Saya terbiasa travelling keluar kota, namun untuk urusan angkutan umum saya lebih suka menggunakan kereta api dibanding bis umum. Kata teman saya orangnya suka melawan logika. Bagaimana nggak, kalo naik bis dari Tangerang menuju ke kampung halaman naik bis Ramayana tinggal beli tiket dan naik di depan perumahan, sampai Magelang tinggal naik angkot lalu turun depan jalan masuk ke rumah. Demikian pula sebaliknya, kalo ke Tangerang naik bis tinggal ke terminal, sampai Tangerang tinggal jalan kaki 200 meter sampai rumah. Lha kok malah naik kereta api ?

Coba, ribet amir ini jalannya, dari rumah kudu naik angkot menuju Cimone, setelah itu ganti angkot ke Cikokol, kemudian ganti bis menuju ke Pasar Senen / Gambir. Sampai Yogya atau Kutoarjo kudu naik angkutan umum bis / angkot, setelah itu ganti bis antar kota, sampai Magelang naik angkot lagi baru sampai rumah. Ribet dah.

Namun saya mencoba mencar pembenaran soal naik kereta api ini, saya memang termasuk orang yang tidak bisa duduk berlama-lama di dalam bis, kalo duduk berlama-lama di depan komputer nggak masalah, namun duduk di dalam bis tanpa bisa leluasa bergerak membuat saya sungguh tersiksa. Di dalam bis saya tidak bisa merokok sembarangan walau itu bis ekonomi, saya harus menghargai orang untuk menghirup udara segar. Mau merokok di depan sampaing sopir juga bukan cara yang baik.

Nah dengan naik kereta api saya lebih bebas, mau jalan-jalan antar gerbong terserah, mau nongkrong do borders atau sambungan antar gerbong tidak ada yang melarang. Saya memang lebih menyukai moda angkutan kereta api karena kenyamanan. Anehnya kalo pas mudik lebaran saya malah menghindari naik kereta api kelas bisnis, kalo nggak dapat tiket kelas eksekutif saya terpaksa melalui jalan darat naik bis berganti-ganti sambil travelling. Entah ganti bis berapa kali.

Bagi saya pribadi naik kereta api memang mengasyikan, kagak usah mikir bawa bekal makanan, kagak usah mikir bawa oleh-oleh, tinggal beli di atas kereta. Ada banyak kejadian unik yang terkesan karena banyak mengenal orang dan ngobrol ngalor ngidul tak kenal batas usia dan profesi. Yeah apalagi kalo kereta api jalannya pas siang. Wuih ! bener-bener enak banget melihat pemandangan.