jump to navigation

Memindah Rumah Lebih Susah Dari Pada Memindah BTS March 18, 2009

Posted by Yohan in : Informasi-Tekhnologi , trackback

Perkara koneksi internet bagi sebagian orang IT merupakan semacam harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar. Sampai begitukah membela internet Indonesia yang infrastrukturnya amburadul?. Saya tidak tahu dan saya bukan golongan orang yang menganut paham “pindah rumah demi koneksi”. Memang dulu pernah satu dua kali namun itu tidak begitu sangat mendesak untuk pindah dan itu pun hanya sekali yang demi koneksi internet, dari GPRS ke kelas HSDPA

Masalahnya sekarang banyak orang yang hidupnya tergantung apa yang namanya internet. Menyetir sebuah posting di milis Mailplus oleh seorang senior sekaligus moderatornya yang mengatakan “Memindah rumah itu lebih susah dari pada memindah BTS”. Lha kok? Memindah rumah itu banyak hal yang kudu dilakukan, dari mencari rumah baru, mikir juga rumah lama yang kemungkinan milik sendiri, kapan mau dijual dan nentuin harga sekian-sekian. Dah gitu, masih ada kerjaan mengangkut barang-barang dalam rumah.

Pernahkah anda berpikir, kalo melihat sebuah rumah mungil yang barang perabotan di dalam isinya tak seberapa, namun ketika dikeluarkan semua jumlahnya minta ampun banyaknya. Kok bisa yak? Barang-barang perabotan d rumah kalo ditata akan terkesan berkurang jumlahnya, seperti halnya belanja sekian tas, begitu dimasukan ke dalam lemari, kulkas, di tata di meja, dapur, akhirnya lenyap tanpa bekas. Yang masih terasa adalah ongkos pembelian belanja yang jumlahnya nggak karuan. :D .

Memindah BTS sebenarnya tidak sulit, asal kita punya tanah, kasih itu tanah pada operator, kasih harga sewa murah. Alhasil pihak operator akan girang mendapatkan tanah murah, tahu-tahu besok dah datang membawa setumpuk map untuk kontrak perjanjian. Hanya bilang saja sudah bisa menyuruh operator mendirikan BTS, berbeda memindah rumah, kita sering tak rela jika pindah rumah yang mengatur orang lain, takut-takut data-data penting hilang. Malah saya pernah membantu teman pindah rumah selesai dalam 2 hari, sudah badan capek, masih dikejar pekrjaan pribadi. Pindah rumah memang repot !

Internet memang penting, namun pindah rumah baru membutuhkan adaptasi, namun saya tidak pindah dalam waktu dekat ini, memang ada keinginan pindah rumah karena jika sewaktu-waktu ada orang menawari pekerjaan dengan gaji gede. Siapa mau menawari pekerjaan ke saya ? :D .

Comments»

no comments yet - be the first?


Spam protection by WP Captcha-Free