Bunuh Virus Dengan Jurus Kilat January 31, 2009
Posted by Yohan in : Informasi-Tekhnologi , trackbackBetapa menjengkelkan kalo tiba-tiba kita bekerja virus masuk tanpa permisi, langsung membabat sistem Windows anda. Registry dikunci, msconfig nggak bisa diakses, dan task manager pun ngambek. Esmosi eh emosi kita akan naik darah kayak Dracula kekurangan darah. Bahkan lebih parah virus suka ngumpetin data kita dan membuat copyan folder, memenuhi kamar memori kita dengan nangkring di startup. Sudah begitu, banyak aplikasi tidak bisa dipanggil dengan cara apapun. Darah kita mendidih, sudah pake antivirus masih saja memble. Bego amat sih ! Komputer kok kayak telmi !
Betapapun hebatnya antivirus tetap saja ketinggalan beberapa langkah, ada penyakit baru ada obat. Kalopun ada antibodi tetap saja nggak mempan. Lalu bagaimana mengatasi hal ini ? Pake saja Linux, demikian komentar di milis komputer yang saya ikuti. Huh Bah !. Dengan Linux bisa mengurangi virus, karena virus yang ada kebanyakan virus Windows, sehingga tidak bisa berkembang biak di Linux. Linux memang jarang ada virus, saya katakan jarang, jarang bukan berarti tidak ada. Ada memang, tetapi ya itu jarang … Wah Bang Yohan, mutar muter nih !
Solusi memakai Linux bagi saya bukan menyelesaikan masalah, malah menambah masalah baru. Idealnya menyelesaikan masalah dengan iklan Pegadaian : Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah
. Linux secara garis besar bukan masalah bagi saya, saya katakan garis besar artinya secara kasar saja. Memakai Linux tidak segampang memakai Windows, kalo anda terbiasa Windows disuruh pake Linux pasti akan ogah-ogahan. Seribu satu sumpah serapah mungkin keluar dari mulut anda : Linux itu susah, Linux itu sulit, kompilernya susah, drivernya ribet, hardware nggak kompatibel. Linux memang brengsek. Sayapun dulu suka menyumpahin Linux karena saking ribetnya. Alhasil jika ada virus terus suruh pake Linux, esmosi saya … sabar Bang .. jangan esmosi dulu. Saya jelas naik darah, memakai linux bukan solusi, malah timbul masalah lagi. Anda harus menginstall Linux duluan, dah gitu mencari driver yang cocok, eit ! tunggu dulu, memilih distro linux pun juga ribet., mau Fedora, Mandriva, ubuntu, Kubuntu, Edubuntu, Blank_on, Konde, dan lain sebagainya. Mumet bah !
Solusi lain mengatasi virus adalah install ulang ! Bunuh nyamuk kok pake bom nuklir. Buang-buang tenaga. Pakelah hembusan dari mulut kabur tuh musuh, itu jurus yang ampuh, bunuh raksasa dengan sekali tepuk kabur, ada ?. Menginstall ulang bagi saya merupakan pekerjaan yang membosankan, padahal komputer kudu diajak kerja marathon, komputer tidak boleh mati atau shutdown, komputer kudu hidup terus. Entah sudah berapa bulan komputer saya tidak saya matikan. Download kudu jalan terus, mumpung unlimited akses internetnya. Padahal kalo install ulang banyak sopwer yang diinstall, seabreg sopwer kudu siapkan. Belum driver dan lain sebagainya. Huh pekerjaan yang paling malas.
Menggunakan antivirus bukan hobby saya, saya tidak suka menggunakan antivirus kalo tidak terpaksa, apapun sopwer yang tidak berguna jangan sampai nangkring di kapling memori, apapun yang nangkring di kapling memori suatu sopwer tidak berguna / virus /spyware saya anggap maling. Mereka telah mencuri secuil kapling memori saya, kudu dibunuh !. Saya tidak menggunakan antivirus saat ini, ngebak-baki nggon ! Maling is maling apapun filosofinya.
Saya pribadi hanya menggunakan Norton Ghost versi 2003. Setiap seminggu saya membuat imagenya, Ketika ada masalah virus spyware atau komputer mulai bertingkah, saatnya panggil Norton Ghost, cara kilat saya pake sampai saat ini dan masih manjur. Menggunakan Deep Freeze bagi saya merupakan kendala karena menyusahkan, kudu setting ketika awal loading dicairkan atau dibekukan. Belum lagi kalo install sopwer begitu restart ilang tuh sopwer.
Saya menginstall Windows pada dua hardisk namun terpisah dan tidak multiboot. Ketika problem masuk lewat hardisk satunya, dan basmi virus dengan Norton Ghost dari situ, cukup 5 menit saya kembali bekerja dengan bebas virus. Entah sampai kapan, saya kudu kerja lewat komputer saya, scaning virus butuh waktu, tenaga dan biaya.
Menggunakan antivirus juga bagi sebagian orang merupakan suatu kewajiban, entah itu yang dipasang admin kantor, karena terpaksa, entah karena memang nggak tahu dan lain lain. Nggak salah memang, tetapi malah dianjurkan, yang penting selalu diupdate dan jangan berkeluyuran di situs tidak bermoral, apa itu situs tidak bermoral ? tahulah anda, nggak usah disebut. Kenapa sih kalo berjalan-jalan disitus abu-abu kayak kek gitu banyak virusnya. Saya tidak tahu persis. Namun yang saya tangkap mungkin begini. Dengan meletakan virus di situs porno tentu ada alasannya. Biasanya orang piktor, tahu piktor ? melihat gambar cewek syur pasti akan gregetan dengan melihat lebih jelas, padahal dibalik gambar itu ada link tempat naruh virus, begitu anda klik, virus / spyware langsung masuk ke system. Bahaya ! Crack atau jamu sopwer suka diletakan disitu karena biar orang malas ngelacaknya, bagaimana mau melacak kalao komputer malah kemasukan virus, ujung-ujung komputer menjadi zombie suatu web / komputer pembuat virus / cracker. Repot !
Saran saya, jangan terlalu banyak keluyuran di situs kek gituan, wakakakakakakak. Kecuali anda berumur 17 tahun ke atas. Jadi boleh ? Ya terserah nurani anda, kalo takut dosa kagak usah ke sana, gunakan internet anda untuk yang lebih bermanfaat. Terkadang saya sampai geleng-geleng kalo ada temen yang nggak ngerti komputer pengin lihat gambar cewek telanjang
. Wakakakakakakaka. Padahal orang sudah kawin dan pernah lihat istrinya telanjang masih pengin cewek lain. Kurang kerjaan aja. Berapa kolektor gambar cewek Bang Yohan, begitu tanya member milis saat chatting. Bah huh !
Terima Kasih
———-
Kesulitan mencari makalah di sini ? Silakan klik :




Comments
Setuju banget Bang Yohan. GBU
@Bagus@
nyecaning virus bisa berjam2 dan nggak pinter2, malah sibuk ngurusan “penyakit”.