Archive for December, 2008

Dec 26 2008

Antara Gereja Katedral Dan Masjid Istiqlal

Published by Yohan under Nasional

Rabu sore tanggal 24 Desember saya mengikuti misa Natal di gereja Katedral Jakarta, sore itu memang saya kebetulan, seharian saya berada di Jakarta, pertama saya ke jakartanotebook lalu ke mangga dua untuk membeli hardisk seken. Mau balik ke rumah nanti kembali lagi ke Tangerang, ah lalu pikiran saya tertuju ke gereja Katedral.

Jam 16 tepat saya sampai di depan gereja Katedral suasana ramai lalu lalang untuk masuk ke kawasan gereja Katedral, Masjid Istiqlal sendiri yang saya lewati justru malah menjadi tempat parkiran umat yang hendak mengikuti misa Natal, ini merupakan suatu tradisi yang berkembang sejak jaman dulu, posisi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral hanya dipisahkan oleh jalan, unik memang, kedua bangunan ibadah selalu saling membantu di kala ada acara tertentu. Tiap minggu, kawasan parkiran masjid Istiqlal selalu menjadi lahan parkir bagi umat yang hendak ke gereja. Simbol kerukunan ini terbangun sejak lama dan tidak ada masalah, yang hendak mengikuti Solat Jumat atau Ied parkir di kawasan katedral juga boleh, bahkan tanpa ijin pun boleh parkir.

Saya masuk ke Gereja Katedral, saya digledah barang bawaan saya, kebetulan saya membawa tas yang berisi modem dan converter PCMCIA yang saya beli di Jakarta Norebook serta sebuah hardisk 20 GB. Saya ditanyakan barang apa itu, saya jawab dengan jujur. Akhirnya saya lolos pemeriksaan, setelah mengambil buku panduan misa saya masuk ke dalam gereja. Di mana mana terdapat reporter televisi meliput event natal, dari metro tv, tv one, rcti, sctv dan lain lain, termasuk media cetak dan elektronik. Kayaknya kalo ikut misa di katedral kudu punya sikap cuek yang gede, lalu lalang kamera memang cukup menganggu kekusyukan beribadah.

Natal kali ini bagi saya merupakan keprihatinan, di mana kondisi tempat kerja saya yang kini sudah tidak sehat untuk melakukan aktifitas organisasi. Saya sungguh sedih, dimana ketua SPSI dan beberapa pengurus dan supervisor diskorsing oleh oknum manajemen yang tidak bertanggung jawab, padahal pengurus hanya meminta haknya, di mana THR yang seharusnya menurut kesepakatan bersama sebesar 241 %, namun pihak manajemen memaksa 100 %, sehingga kasus ini menjadi gugatan di pengadilan PHI Serang.

Saya panjatkan doa bagi kawan-kawanku yang kini berjuang memperbaiki nasib anggota SPSI, saya berikan natal kali ini untuk mereka, saya berikan doa saya hanya untuk mereka. Mereka adalah bagian dari saya, di mana saya pun dibesarkan untuk mengenal lebih jauh tentang organisasi SPSI.

Akhirnya misapun berlangsung dengan lancar dan khidmat, keluar dari gereja katedral pun bagi saya bukan perkara mudah, karena umat ribuan sehingga membuat kesulitan keluar, saya keluar dengan menunggu dulu, tak lama kemudian saya bisa keluar, namun di jalan juga macet karena jalan ramai sekali. Saya menumpang bus ke pasar senen dan berganti ke jurusan ke Tangerang untuk pulang

Selamat Natal dan Tahun Baru ! Semoga negeri ini selalu damai dan sejahtera.

One response so far

Dec 21 2008

Susah Dan Asyiknya Membangun Web Dengan ISPCP Omega

Published by Yohan under Informasi-Tekhnologi

Lebih dari dua minggu saya tidak mengisi blog ini, karena saya sibuk membuat web sendiri yang beralamat di www.yohan-enterprise.com. Capek nian buatnya bagi pemula seperti saya. Pertama saya meregistrasikan domain saya ke www.c211.com dengan membayar biaya registrasi hanya Rp. 90.000 dan berlaku untuk satu tahun kemuka. Untuk hostingnya sendiri saya menyewa ke warungplus.com. Harga ? bisa anda akses ke alamat http://oprekpc.com/hosting

Pertama saya memang terbiasa ngeblog, ngeblog berbeda dengan web walaupun sama-sama menggunakan model wordpress, tetap ada perbedaan, karena dengan hostingan sendiri seolah-olah kita dipaksa untuk membuat semacam install “software”. Saya katakan dengan demikian karena saya kurang mengerti istilah per-web-an. Bagi yang sudah terbiasa dengan sewa menyewa web hosting pasti tak akan asing lagi dengan cpanel dan fantastico, memang saya pernah membuat web seperti ini dengan mencari yang gratis, seperti domain co.cc dan lain sebagainya. Tak lama kemudian saya menganggap bahwa membuat web tidak sesulit saya bayangkan, lalu saya beranikan untuk registrasi domain, untuk bikin alamat domain saja otak saya diperas karena begitu pusingnya membuat alamat domain, maunya nama saya yohan, saya jadikan sebuah domain, namun sayang semua domain nama yohan sudah terpakai, dari com sampai org. sial ! Bahkan saya pernah menanyakan harga domain www.yohan.org, harganya sudah mencapai $750. Bah !

Dengan modal nekad dan tak tahu apa-apa saya registrasikan saja dan menyewa hosting, kesusahan demi kesusahan kembali menerpa saya, bayangan cpanel dan fantastico memenuhi kepala saya, tapi apa lacur, ternyata warungplus tidak menggunakan cpanel dan fantasticonya, tetapi menggunakan ispcp omega panel. Busyet nih empunya warungplus, membuat susah calon penyewa, kalo sejak awal saya dah tahu bahwa hostingan warungplus/opc tidak menggunakan cpanel dan fantastico saya pasti jelas tidak mau. Tapi mau dikata apa, ketika diberi user untuk akses ke panel saya sungguh terkejut, kok kayak begini, bahkan saya sempat menyumpahi yang punya hosting.

Namun pikiran saya masih mau diajak kerja sama, nanya sana nanya sini selama beberapa hari juga belum paham apa itu ispcp omega panel, yang merupakan open source, dan gilanya, server warungplus/opc menggunakan basis Linux. bah ! Bukannya saya benci linux, bukan, saya takut bayangan source code linux yang mengerikan, memang saya bisa menginstall linux tertentu, tetapi itu tidak berarti saya tahu banyak linux.

Karena saya tidak bisa menguasai php dan semacamnya, mau drupal atau dreamweaverpun saya tidak bisa sama sekali, modal saya cuma Microsoft Frontpage saja. Ketika menanyakan ke Pak Dokter I Made cock Wirawan saya disarankan untuk meminta Si Mas agar menginstall Wordpress saja. Wah ! sungkan kalo meminta Si Mas, saya sudah sangat merepotkan beliau. Lalu saya iseng lakukan sendiri dan juga gagal, namun dengan bantuan Si Mas akhirnya kelar juga. Namun itu juga belum selesai seratus persen, memilih theme saja bagi saya juga merupakan suatu kerumitan sendiri, karena tidak semua theme cocok untuk browser tertentu. Namun saya cukup puas dengan apa yang ada.

Ternyata bayangan ispcp omega panel tidak sesulit yang saya bayangkan walau berbasis open source dan nyaris seperti tidak ada masalah, kendala saya sendiri sampai saat ini, soal urusan tekhnis ispcp omega panel belum banyak terutama dalam versi bahasa indonesia. Ini jelas menyusahkan saya, sudah cari lewat google hasilnya juga tidak memuaskan saya. Alhasil saya kudu belajar terus, namun ini juga merupakan tantangan, kendala demi kendala, masalah demi masalah akan terpecahkan kalo mau berusaha. Bahkan kini ispcp omega panel menjadi keasyikan saya sendiri untuk “merusaknya” karena banyak yang tidak saya tahu.

Terima Kasih

———-

Kesulitan mencari makalah di sini ? Silakan klik :

Peta Blog

3 responses so far