jump to navigation

Oprek Montore Bang Pirman July 20, 2008

Posted by Yohan in : Bahan Bakar Air , trackback

Ndak tahu kenapa saat chat sama Bang Pirman saya tiba - tiba ngomongin tentang bahan bakar air, al hasil saya akhirnya malah di undang ke redaksi Infokomputer, saat itu Bang Pirman masih menjadi redaktur, tetapi sekarang Bang Pirman sudah keluar dari Infokomputer, thank buat Bang Pirman yang telah mengundang saya untuk presentasi bahan bakar hidrogen, setidaknya kita berdua bisa memberi kenang-kenangan ilmu buat mereka, berikut ini photo-photo yang sempat di jepret .. sekalian buat ilmu belajar membuat penghemat BBM yang murah meriah tetapi sangat bermanfaat sekali, sehingga uang penghematan BBM bisa membeli hardware komputer , oprekpc jalan terus biarpun BBM naik … tetapi saya terbuka kok, bagi member opc yang berdomisili di jabotabek kita bisa belajar bareng.

Tutorial di bengkel Kompas Gramedia

Saya tampak ketika sibuk memberikan tutorial singkat tentang apa saja yang dibutuhkan untuk membuat tabung hidrogen di mana nantinya akan dipasang dengan melihat kondisi motor, kali ini motore Bang Pirman kena oprek saya, oprek bukan pc dowang …

ngamatin alat

Para bengkeler dan yang nonton dari redaksi Infokomputer pada serimus banget melihat alat yang saya bikin. Diperiksa dengan teliti siapa tahu bisa niru … no problem ! saya malah suka ditiru, soalnya itu akan jadi open source lah ….

nerangin maning

Respon yang saya dapat dari mereka sungguh antusias sekali, sehingga saya tetek bengek menerangkan sampai sedetil detilnya, hal ini bagi orang bengkel bukan merupakan suatu kendala sama sekali, bagaimana dengan orang awam, saya termasuk orang awam, 4 bulan yang lalu saya buta tentang ini, sekarang malah kayak bakul obat nawarin produk, hanya saja , kudu berani bereksperimen dan mencoba berkali kali untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Sandy

Bang Sandy .. bengkeler Kompas Gramedia ketika saya suruh untuk membolongi filter motornya Bang Pirman, maaf Bang Pirman, bikin cacat motor sampeyan .. ndak apa yach ..buat ngirit BBM kok. Trus apa sich yang dipegangi tangan kiri Bang Sandy ? itu selang L yang bisa dibeli di toko aquarium, nantinya itu akan nuncep di filter, solusi lain bisa melubangi manipol tetapi tidak menggunakan selang L tetapi pake niple sama skrupnya, kalo ndak mau masih bisa lewat selang vacum alias selang angsa dekat karburator.

Nempelnya selang L

Beginilah kalo selang L yang dituncepin, nantinya gas hidrogen akan masuk lewat filter trus dikirim ke mesin untuk dibakar bersama BBM. Terlihat agak ke depan ada karet hitam melengkung, itulah karet vacum, dibolongi di situ malah bagus, soalnya nanti gas hidrogen akan cepat masuk ke pembakaran, untuk motor jenis honda lebih baik ke karet vacumnya, untuk motor Suzuki ke filter saja sudah mantap banget.

diode 25 ampere

Untuk mengambil listrik dari spool dibutuhkan diode 25 ampere, namun untuk motor laki-laki mendhing tidak usah pake relay/diode, relay sendiri jika ngambil listrik dari aki, namun kalo memakai aki suka mokad akinya karena aki terlalu berat mensuplai listrik ek tabung hidrogen, kalo spool resiko paling jelek lampu redup saat motor berhenti, kalo jalan ya terang. Diagramnya juga ada, bisa dilihat juga dibawah.

diagram pada motor

Nah dari diagram ini bisa dilihat, lampu yang ada bisa dilepas jika mengganggu proses elektrolisis hidrogen.

ground

Untuk ground atau elemen negatif bisa ke body motor, sedang elemen positif ngambil dari spool lampu. Nah kedua kabel tersebut kita sambung dengan tabung hidrogennya, lihat kek dibawah :

sambung listrk

Yah… akhirnya kita sambungkan ke tabung, sebaiknya pake tempat dudukan minum yang bisa dibeli di toko variasi motor, palingan kek harga Rp. 15.000. Kalo sudah terpasang maka tabung hidrogen akan kelihatan mencolok di tempat yang sudah ditentukan.

tabung hidrogen

Kelihatan mantap khan … hmmm .. kerja keras sudah terselesaikan untuk memasang tabung hidrogen dari botol kecap … huhehehehehe … apapun bisa kita pake, asal jangan terbuat dari besi, kalo meledak bisa kayak granat. Dengan botol plastik ulir yang tahan panas, meledak sih nggak lah, soale cuma panas saja, kisaran sampai 60 derajat Kang Celcius, setelah itu kita tuangkan air.

ngisi air

Saatnya mengisi air … air di sini jadi kudu bener-bener diperhatikan, bukan air mineral, usahakan menggunakan air murni atau pure water, saya biasa menggunakan air merk Cleo dimana semua kandungan mineralnya 0 %, Aqua mengandung banyak mineral seperti Magnesium, Kalium, Natrium, dan lain lain yang nantinya akan berakibatnya cepat kotor air dalam tabung, berapa hari air ganti ? air tidak akan habis, hanya berubah warna saja menjadi kecoklatan, air untuk motor cukup setengah liter, 1 liter air biasanya mampu sampai 900 miles alias 1400 KM ..wow … dan pengiritan BBM pun bisa sampai 60 %, tetapi ini tergantung aktivitas motor, kalo untuk jarak deket sudah susah diprediksi, entah itu macet, bubaran jam kerja, angkot ngetem dan lain lain, tetapi kalo jarak jauh sangat irit BBM, teman saya seorang dosen Paramadina mampu menggunakan 2 liter bensin untuk bolak balik Bogor - Pondok Indah sejauh 70 KM, bahkan pernah saya test dengan menutup kran bensin, motor bisa jalan sampai setengah jam atau kisaran 10 KM tanpa BBM, membuat hidrogen lebih banyak untuk motor terbatas karena listrik motor juga terbatas, apa kudu ngambil dari koil ? belum ada eksperimen ke sana.

Memberi KOH

Air saja tidak cukup untuk melakukan proses elektrolisis air, dibutuhkan katalisator, katalisator di sini adalah KOH dengan istilah awam soda api, atau istilah kimia Kalium Hidroksida, bukan Kalium Bikarbonat, bisa juga pake soda kue tetapi saya ndak menyarankan karena akan cepat membuat air keruh, padahal indikasi kapan air diganti kalo air sudah keruh … repot khan ? Takaran KOH untuk setengah liter air cukup sesendok makan saja, kalo diproses elektrolisis belum keluar buih ya tambah lagi soda apinya.

reaksi

Nah kalo motor distarter nantinya listrik akan mengaliri tabung dan ini di dalam tabung akan terjadi proses elektrolisis. Namun ada aturannya jika reaksi di dalam tabung, jika memakai relay dan mengambil listrik dari aki, reaksi yang berada di dalam tabung antara 3-5 ampere, tidak boleh lebih tidak boleh kurang, kalo menggunakan diode dan mengambil listrik dari spool reaksi dalam botol kurang 1 ampere, tetapi ini tidak mutlak, tergantung anda bereksperimen sendiri, tidak ada yang baku dengan tabung hidrogem.

Hmmm .. kemana yang punya motor alias Bang Pirman .. yeah akhirnya beliau nampang juga di sini, hmmm seambang senyum nampak di bibirnya …

Pirman

Keuntungan memakai bahan bakar air sebagai suplemen bahan bakar, sebagai penjelasan fungsi tabung hidrogen ini bukan menggantikan BBM begitu saja, lebih tepat sebagai ekstra jossnya BBM, secara logika saya akan menjelaskan dengan bahasa cukup sederhana tentang hidrogen bila dibandingkan dengan bensin. Saya pernah ditohok dengan pertanyaan di milis saya ( Komunitas-BBA@yahoogroups.com ):

” Kandungan energy yang terdapat dalam 1 liter bensin adalah 30 Mega Joule, sedangkan kandungan energy dalam 1 liter gas hidrogen adalah 7 Kilo Joule. Jadi untuk mendapatkan energy yang setara dengan 1 liter bensin diperlukan kurang lebih 4000 Liter gas hidrogen….!!!! dapat dibayangkan elektrolisis seperti apa yang harus dibuat untuk menjalan sebuah mobil dengan bahan bakar air…. Untuk menjalankan mobil sejauh 12 km saja diperlukan gas H2 sebanyak 4000 liter… !!! silahkan hitung sendiri efisiensi yang didapatkan jika anda menambahkan se-upil H2 pada “air intake” kendaraan anda asumsikan elektrolisis anda hanya menghasilkan 1 liter H2 per menit…!!!!”

saya menjawabnya secara gampang saja bahkan saya malah kaget sendiri dengan jawaban saya, padahal awalnya saya nggak ngerti sama sekali soal ini :

” Berapapun ukuran bensin sampai sekian Mega Joule kalo pembakaran tidak sempurna tetep akan ngambek tuh mesin. Itu akan berbanding terbalik jika menggunakan hidrogen yang kandungannya dalam satuan Kilo Joule tetapi kalo pembakaran sempurna akan lain prakteknya, bensin or hidrogen sebagai pemicu pembakaran, dan pembakaran ini tidak hanya bensin or hidrogen saja, tetapi juga butuh oksigen, apa arti pembakaran tanpa oksigen ? bisakah anda membakar di ruang hampa ? bukankah mesin tetep butuh penghisap udara untuk membantu pembakaran ? nah bagaimana kalo penghisap udara ini kita ganti dengan gas hidrogen bercampur dengan oksigen karena suplai hidrogen kita susupkan lewat ini. Ingat mesin motor atau mobil akan bertenaga kalo pembakaran sempurna, itu tolok ukur sebuah mesin jika ingin bertenaga, entah itu pake bensin atau pertamax, bahkan mungkin murni air kita alirkan ke mesin ( ngawur mode on ) ”

Bahkan pernah ada teman di rumah menanyakan kenapa kalo tabung hidrogen bisa mengirit BBM sedemikian banyak untuk motor, kenapa ndak PLN juga bikin sehingga PLN biar tidak suka bercanda, jawabannya juga gampang, membuat hidrogen dalam jumlah besar itu susah, apalagi menyimpannya, cara terbaik menggunakan hidrogen adalah ketika diproduksi langsung dibakar sehingga lebih aman.
Dengan adanya tekhnologi hidrogen ini maka kita akan banyak mendapatkan keuntungan selain irit BBM. Keuntungan lain, mesin akan menjadi bersih, suara mesin akan menjadi halus, gas emisi buang kecil sehingga secara tak langsung mendukung program Global Warming, dan yang lebih penting pembakaran di dalam mesin menjadi sempurna .. lengkap dah ! bensin pertamax dan bahan bakar fosil tidak ramah lingkungan, setidaknya kita bisa mengurangi timbal berhamburan di kota-kota Indonesia khususnya Jakarta yang polusi kendaraannya mencetak rekor sebagai terburuk nomer tiga di dunia setelah Meksiko dan Panama. Kasiman anak cucu kita menghisap gas buangan kendaraan, sehingga kalo berpergian kudu pake masker.
Akhirnya selesai sudah pemasangan ke motor, ntar selanjutnya saya akan mempublish tata cara pembuatan tabung sehingga anda anda bisa bikin dhewe, nunggu kamera pinjaman .. maklum wong kere, selalu lupa jepret. Saya hanya berharap semoga ilmu ini bisa ditularkan pada siapapun, saya lebih suka ke edukasi dari pada menjual alat tersebut, BBM boleh naik, tetapi akal pikiran dan dengkul kita kudu bicara bagaimana mengakali kenaikan BBM, segala pertanyaan selanjutnya bisa dijapri via email saya : yohan.kusmintoro@yahoo.com.sg. Bagi oprekpc mungkin kalo pas kopdar bisa kita belajar reng bareng, tinggal nunggu undangan saja dari owner oprekpc alias Si MAS, kalo beliau berkenan lho.
Terima Kasih
————–

Kesulitan mencari makalah di sini ? klik dibawah ini :

Peta Blog

Comments»

1. Vincentius - July 20, 2008

Wah ! keren banget tuh … pengin juga bikin ! terima kasih atas pajangan di blog anda

@Vincentius@
Sama sama Mas .. selalu ingat belajar dan berbagi.

2. Si Pirman - July 21, 2008

Mantab bang.. tapi aye masi penasirun neh, kapan nyambungin di manipol atawa karet vacum? :p

@Si Pirman@
Penasirun ? sambungin sendiri berani kagak ? wakakakak .. ntar kita temuan lagi yak, atau nunggu kopdar oprekpc.com yak. Makasih telah berkunjung ke blog reyot kayak gini.

3. Abdi - July 24, 2008

Selamat Bang Yohan

membaca ini, saya jadi ingat brita2 yg sempat santer tentang blue energy
kenapa tidak jalan ya?

Semoga ini semakin banyak yang bisa mengaplikasikan ini.

Terima kasih. Abdi

@Abdi@
Terima kasih telah berkunjung Mas Abdi, kalo saya pribadi kurang sreg dengan blue energy Pak Joko Suprapto karena dianggap hoax, mengoplos air laut dengan solar terus jadi bahan bakar. Sedang hidrogen ini ilmu lawas bikinan Stanley Meyer. Harapan saya memang demikian Mas … saya bersedia memberikan tutorial gratis secara offline.

4. samy - July 24, 2008

mantap pak..!! kebetulan saya bisnis elektroplating,jd prinsipnya dah nglotok lah..saya jg udah aplikasi.. Holden saya (3300cc) bisa minum bensin 1 liter utk 14 km jg karena HHO injection ini, tapi sama tabung elpiji jg sih..
jd kombinasinya bensin(spuyer karbu super kecil)+HHO inject+elpiji.

elpiji 12,5 kg bisa buat 2minggu-an klo dipake muter2 tiap hari,isi bensin bogor tangerang 50rb saja bolak balik..irrrriiiiiiiiiitt dibanding dulu ke jakarta aja 400rb PP. SUKSES TERUS

@Samy@
Eksperimen yang bagus juga Mas … variable pengiritan memang susah diprediksi, untuk seperti anda yang jarak jauh memang gampang ngitungnya, tetapi untuk daerah perkotaan yangs ering kena macet, difokuskan untuk demi kebaikan mesin, seperti pembakaran lebih sempurna, suara halus, dan emisi buang lebih sedikit dan ramah lingkungan. Terima kasih telah berkunjung.

5. addie - July 25, 2008

waduh perpaduan antara pak samy di tambah karya pak yohan ,lebih hebat lagi terobosannya…bagai mana aplikasinya tuh, bisanga di jabarin dengan gambalng kaya pak yohan yang telah berbaik hati ini….lumayan juga buat ngebujuk hartop(fj 40) yang ngambek nga disentuh sejak BBM makin parah..
TRIMS buat pak yohan….

@addie@
Terima kasih telah berkunjung Mas, kalo kita sudah kejepit suatu masalah, saatnya pikiran dan dengkul bicara, yang penting berani mencoba dan eksperimen untuk mendapatkan hasil yang maksimal, eksperiment dengan berbagai model.

6. S Harsono - July 25, 2008

WEEW, SALAM DAHSYAAAAAAAAAAAAAAAAT bang Yohan. eni yg gw cari.

Bro itu diodanya ada code2nya? apa aja codenya klo saya mo beli n d mana belinya, maturnuwun

@S Harsono@
Diode cuma ada tanda plus dan minus saja kok, kalo diode 25 ampere beli di toko elektronika tetapi kalo relay beli saja di toko variasi mobil, semoga ndak bingung. Untuk mobil silakan lihat diagram di “Tutorial Membuat Tabung Hidrogen”, scroll paling bawah. Terima kasih telah berkunjung.

7. S Harsono - July 25, 2008

thankssss

@S Harsono@
Sama2

8. blog of emmet24son » Serba Honda - July 29, 2008

[...] perawatannya dunk. Gw selalu telat servis/ganti oli, keekekkekekkk. Tuh montor sekarang dah dikasi tabung hidrogen. Biar pengapian, pembakaran, pembuangan bisa lebih bersih. Dan efek sampingnya, bensin bisa hemat [...]

@emmet24son@
Itu bukan efek samping, tetapi efek ke depan. Soal perawatan ya sebaiknya service secara berkala, kalo suka terlambat setidaknya fungsi tabung hidrogen bisa membuang kerak di dalam mesin walau tidak banyak. Motor adik ane malah berbulan2 nggak diservis tuh, paling banter cuma ganti oli dowang, cukup dengan tabung hidrogen, suaranya mulus banget, kalo jalan dengan kecepatan 80 KM ke atas, motor tenang banget. Tetapi jangan memaksakan kecepatan yang tinggi, ingat : keselamatan di jalan lebih penting dari pada memaksakan irit BBM. Variable irit BBM itu rancu, karena kondisi jalan, berboncengan atau tidak dan tentu saja watak pengendaranya.

9. Idham - August 1, 2008

Bos, kalo mobil masih garansi kira2 bermasalah gak sama garansi atpm nya ? mau coba liat dulu nih om

@Idham@
Kita nggak ngerubah sama sekali di mesin kok, paling banter kita cuma bolongin manipol/filter sama ngambil listrik via aki. Lebih baik tanyakan ke dealer/bengkel langganan anda dulu. Saya rasa ini tidak ada hubungannya dengan garansi, untuk memperkecil resiko garansi anda potong saja selang penghisap udara dan kasih selang T, dengan memotong selang ini kita ndak melubangi apapun.

10. Edo - August 1, 2008

wuih, jadi ikut tertarik buat nimbrung nih…

apa metode ini juga sama dengan yang kasus motor pake penghemat BBM dan meledak pas lagi uji praktek di universitas terbuka rawamangun / sekolah labschool ?

terus, apa ini cuma bisa dipake ke motor jepang aja yah ? kan kalo berdasar test ride motor plus, otomotif, dll… motor motor jepang tuh dah hemat banget, dengan konsumsi bbm = 1 l untuk +/- 50 km… karena saya punya motor 4 tak piaggio vespa lx 150 tahun 2008 yang mau saya pakekan metode ini, sebab walaupun sudah euro3 namun bensinnya boros banget 1:25 km, jadi sama aja tetap banyak mencemari lingkungan.

11. Edo - August 1, 2008

BTW, di majalah R2 yang terbitan gramedia hari ini, ada artikel yang membahas tentang penggunaan water injection ke motor sebagai penghemat BBM… sama dengan metode pak yohan gak ?

@edo@
Untuk kasus motor meledak seperti anda katakan tidak ada hubungannya dengan HHO, pada kasus itu motor dikasih Explo Protective yang dimasukan ke tangki bahan bakar dan sebenarnya motor itu sengaja mau dibakar, selengkapnya baca di sini :

http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/07/30/1/132418

Jangan terfokus ke penghematan BBM dulu, dengan suplemen hidrogen ini :

a. mesin akan bersih
b. pembakaran lebih sempurna
c. membuang kerak2 di mesin,
d. busi bersih
e. suara motor halus
f. gas emisi buang kecil
g. tarikan gas lebih enteng
h. bahan bakar ramah lingkungan

variabel irit BBM itu rancu, karena sikap pengendara, kondisi jalanan yang macet atau lenggang, seperti bubaran jam kantor, berboncengan apa tidak, beban yang diangkut suatu motor/mobil dll.

Saya belum begitu mengamati secara mendalam apa itu water injection. Jadi saya ndak bisa koment lebih jauh.

12. kweebee - August 5, 2008

hmm .. untuk thunder 125 ane bisa gak ya? ane mau mampir dah utk di modif sama si Om, thanks

@kweebee@
Bisa ! hanya motor “2 tak” saja yang masih belum bisa diaplikasikan ! mau mampir silakan. Kalo ndak bisa temuan sama saya,adik saya juga bisa kok, yang penting konfirmasi dulu.

13. kr - August 7, 2008

pak yohan…

keknya ada yg aneh deh…

1 liter bensin energienya nggak sampe 30Mjoule…. apalgy premium..:D pastinya 19.000kjjoule… sedangkan Hidrogen 110.000kJoule..

jadi dengan hidrogen HANYA butuh 1/5 takaran…

klo menggunakan rumus yg aneh ntu.. 1 liter bensin=4000liter hidrogen.. saya jamin bakal ada Bom Hidrogen di mobilanda..:D

@kr2@
Ada orang posting ke milis Komunitas-BBA@yahoogroups.com, makanya saya heran, awalnya saya nggak yakin kalo bensin bisa sampai sekian Mega Joule, karena dari testing penyulutan api, hidrogen saja bisa meledak tetapi bensin hanya membakar, jadi kalo meledak kandungan energinya lebih tinggi. Awalnya saya merasa cukup aneh dengan teori tersebut, karena saya tidak suka melawan teori maka saya jawab dengan logika.

coba baca arsip di milis tersebut :

http://tech.groups.yahoo.com/group/Komunitas-BBA/message/86

Itu kembali ke pribadi masing2 Pak, saya hanya mau berbagi ilmu saja, saya sayang sama bumi ini, seandainya kita bisa menurunkan suhu 2 derajat saja dengan bahan bakar air ini, maka global warming bisa kita cegah demi anak cucu kita.

saat ni kantor saya sudah bikin 35.000liter/jam HHO menggunakan teknik Elektrolisis
dan 60.000liter/jam menggunakan Cold Chemical split..

bukannya saya nggak mau share blue-printnya, tapi gaji orng R&D moso pake daon…:P & masalah National Security.. ogah ah klo sampe nasibnya kayak mr. Stanley M…

14. Andy - August 7, 2008

mas Yohan, terima kasih atas sharing ilmunya. Jadi pengen experimen juga, karena motor yang dipake harian konsumsi BBM lumayan boros 1:30. yang pengen saya tanyakan penempatan tabung apa tidak berbahaya jika ditempatkan di bagasi, kebetulan motor suzuki skywave bagasinya kan gede. Concern nya letak bagasi pas di atas mesin yang pasti temperaturenya lebih tinggi, hidrogen kan mudah terbakar kalau dari penjelasan penjenengan di artikelnya.

sekali lagi terima kasih dan salut buat kerendahan hati penjenengan berbagi ilmu.

*yang lagi ngumpulin informasi buat nyoba*

@Andy@
Jangan taruh di dalam bagasi, cepet panas ! taruh aja di luar. Kalo taruh di luar bagasi, tabung akan kena angin ketika motor jalan dan bisa menurunkan suhu tabung.

15. dopet - August 11, 2008

slamet siang mas yo
mo nanya lg nih
gini mas critanya
kan mas nganjurin sy wat pake pengatur kluarnya gas pake yg alat yg di infusan itu, dah d coba d kecilin di gedein pi ga ada ngaruhnya tuh bensin, masih tetep spt biasa.
maren sy nyoba nyabut lampu indikator , trus air yg di botol berkurang banyak
skarang sy lg nyoba masuk ke selang vacum lg trus lampu indikator sy psg lg
tlg dkasih pencerahan. ok mas

sbelum dan sesudahnya
sy mengucapkan banyak trimakasih

@dopet@
Kalo manipol banyak temen yang bilang malah suka masalah, trus dipindah ke karet vacum. Seharusnya air tidak berkurang secara drastis. Kalo air berkurang itu tandanya airnya tidak ideal sama arus yang masuk, tambah airnya lagi sedikit, juga terlalu banyak soda api. Kalo ke karet vacum saya rasa nggak akan masalah, karena sedotannya yang banter amat kayak manipol. Coba saja !

16. sammie - August 13, 2008

utk mas Yohan; bravo bro!
utk mas Sammy yg di bogor, bolehkah saya diberi bocoran pake elpiji ke holden? sy juga punya holden, statemen lg nongkrong di rmh temen, dititipin. lagi tidur. hehe. Mau saya bangunin lagi hehehe….slm kenal semuaxa…

@sammie@
Terima kasih
Pertanyaan anda sudah saya sampaikan ke Mas Sammy, semoga beliau berkenan menjawab pertanyaan anda, jika koment balik silakan jawab di sini, saya menjadi kurir bagi anda semua. Kode etiknya, saya tidak menyebut alamat email bersangkutan untuk menghindari spam.

17. dopet - August 14, 2008

pagi mas
maaf ya nanya terus
sy penasaran mas nih, knapa sy lom merasakan alat itu berfungsi dgn sempurna
padahal sy dah ngelakuin yg dianjurkan mas
smalem sy nyoba selang itu sy masukin k dalam air sabun
ada gelembung udara pi lambat sekali
apa sy ada yg salah ya mas
trimakasih banyak

@dopet@
Arus kurang dan soda juga kurang, naikan arus dengan memakai diode yang lebih besar amperenya. gelembung sedikit bisa diakibatkan oleh besar elektrodanya yang terlalu berat dialiri arus. Kekna kalo masih kesulitan dan domisili jakarta, bawa aja dah ke tempat saya hari senen 18 Agustus , saya tulungi. Minggu ada acara ke gedung menara era.

18. dopet - August 14, 2008

dmana mas rumahnya

@dopet@
Baca di sini lengkapnya :
http://yohan.oprekblog.com/2008/07/29/alamat-workshop/

19. samy lagi - August 14, 2008

salam semuanya..

maap baru on’air’

tentang gas elpiji itu prinsipnya sama aja..disuntik lewat lubang baru di intake manifold (bolongin pas tengah.. pertemuan 6 cabang intake-buat holden)
ada modifikasi tambahan di slang elpiji itu, kita harus pasang 2 keran. saya ake keran yg buka tutupnya 90derajat.. biasanya toko variasi motor ada yg jual..(tanyain aja keran bensin merk kitaco)

2 buah keran tadi 1 dipake buat atur throttle elpiji (nyambung ma kabel gas/cabang 2) 1 lagi buat safety aja,jd klo mesin dimatiin keran ditutup..

nah,lubang yg dibuat di manifol td kita bor trus di-tap buat masukkin jetting..saya pake jetting vespa.

ada upgrade jg pd bag pengapian..klo masih platina, setelannya harus bener BANGET SEKALI PISAN. kalo ngga pas distarter bisa nembak di bag air filter.. ditambah uap bensin dan bensin berceceran (dikhawatirkan) KEBAGARAND..

sekian infonya..

trim’s pa yohan atas lapaknya..

20. sammie - August 15, 2008

terima kasih bang yohan, thx lot for bang sammy a gain..
tapi saya masih bingung aplikasi pada : keran tadi 1 dipake buat atur throttle elpiji (nyambung ma kabel gas/ cabang 2)

mungkin kalo berkenan kirim foto ke email saya bang…sadewa24@yahoo.com, tp lebih enaknya sich, saya boleh berkunjung ke bogor, alamatnya dimana bang…?

saya 6 buln lalu masih sering nongkrong di HI CK radio dalam, tempat anak2 holden berkongkow…tp sekarang saya pindah kontrakan di cibubur, jadi tdk sempat lagi ke sana, tapi lebih dekat ke bogor..

terima kasih sebelumnya bang sammy….
no hp saya 081806892999, semoga kebaikan kita semua di balas Nya amien…

21. boy - August 19, 2008

mas yohan, kalo buat mio bagusan inject kemana ya?
terus, kok setelah dipakein alat ini, malah lampu jadi redup banget
bahkan pas jalan pun tetep redup..
kira2 masalahnya apa ya?
apa KOH nya kebanyakan?? apa Diode Bridgenya kegedean (35A)??

thanx

@boy@
ke manipol, dibor ! pake lampu ndak tabungnya seperti dalam skema motor diatas, kasih lampu sebelum tabung 12 volt, watt yang kecil saja, diode cukup 25 ampere. KOH untuk setengah liter air, cukup sesendok saja.

22. adhee - August 21, 2008

mas, yohan
saya dah berhasil bikin alat ini menggunakan dioda 25 A tanpa lampu, trus dah di coba ke dalam air sabun , trus dah ada gelembung2 udaranya. lalu knapa lom b’fungsi dgn sempurna (pengeluaran bensin masih spt biasa). saya masukan ke selang vakum.
knapa ya mas, tlg penjelasannya
thanx.

@adhee@
Yang sabar Mas … tahap awal biasanya gas hidrogen akan membersihkan mesin dari kerak2 pembakaran terdahulu, juga untuk menenangkan mesin agar tidak berisik, juga membersihkan busi, gas emisi buang juga akan kecil. Variabel irit itu ruwet, berboncengan apa tidak, jalanan macet apa tidak, untuk jarak dekat ini yang susah untuk mengirit BBM, karena idelanya giigi 3 dengan kecepatan konstan baru irit BBM bisa dilakukan, kalo jarak dekat itu baik untuk kesehatan mesin. Jangan lupa check bagian sambungan selang jangan sampai bocor, gas hidrogen itu gampang lenyap, coba perangkap hidrogen dalam plastik tunggu beberapa menit, hidrogen nggak akan terbakar.

23. Edy - August 26, 2008

Malem mas,, iya spertinya saya megalami kesulitan yg sama yaitu, penggunaan lampu jadi redup, padahal sy sdh pake diode 25A, bahkan sy coba pake yg 35 A, masalahnya dimana ya?, utk ngambil arus sdh melalui kabel lampu besar dan ground ke bodi, utk info motor sy kharisma, apa ada alternatif lain??…thanx banget mas atas atensinya……..

@Edy@
Sebelum ke tabung dipasangi lampu 12 volt, coba dulu dengan wattnya yang kecil, secara logika plusnya dari diode dan min-nya dari tabung, ibaratnya kabel dari diode itu dipotong trus dikasih lampu. Lihat diagram ada kok !
http://i345.photobucket.com/albums/p392/yohank/skemamotoredited.jpg

24. samie - September 3, 2008

wah bang yohan, tidak lihat bang sammy y di bogor ya? tidak pernah oll lagi… :(

@samie@
Saya dah japri dengan menyertakan alamat beliau, saya ndak mau nyantumin alamat beliau di sini, takut disalahgunakan alamat email tersebut, seperti spam, target iklan dll.

25. Hendry - September 11, 2008

Bro Yohan,
Saya memang sudah tertarik dengan Hidrogen Gen ini, dan baru jelas setelah melihat tutorial membuatnya.
Ada teman yg membuat juga, dia juga membuat lampu indikator untuk penggantian air.
menurut dia, dia hanya memasukan kabel setrum kedalam air lalu kabel satunya dipasang di masa. lalu salah satu kabel itu dipasang lampu kecil. kalau lampu disitu mulai redup maka air yang ada didalam generator sudah mulai nggak bagus.
itu menurut teman, karena saya sendiri belum pernah langsung melihatnya

@Hendry@
Kalo menurut saya sih itu salah satu fungsi dari lampu tersebut. Baru sadar setelah sampeyan koment ! Thank ! setelah membaca selamat bereksperiment ..semoga sukses !

26. edie - October 3, 2008

biar gak panas,,di seri saja,kebutuhan cuma 2 volt kok,yg penting arus.

27. Mas is - November 6, 2008

Wah kemarin waktu bernad pulang .. aku tertarik tapi ndak ada waktu buat bernasd buat.
desember gbuatkan ya

@mas is@
Gampanglah ! cuma aku gek sibuk

28. Mas is - November 12, 2008

DIk natal pulang ke magelang tidak

@Mas Is@
Mbuh ! karena januari aku ada rencana mengundurkan diri kemungkinan tidak pulang, tetapi bernard desember pulang karena mengundurkan diri akhir november ini

29. ririwa - December 16, 2008

thank infonya o ya pak apa ada dampak negatif dari HHO itu.di desa kami ada orang dari kota surabaya bikin HHO dan mengaku penemuanya pertama di indonesia bahkan dia bilang klo air nya itu bukan campuran air suling dgn KOH/soda melainkan pesen dari luar negeri.yg saya tanyakan apa benar apa yg di katakan orang tersebut.apa hanya mau membodohi warga desa kami makasih pak penjelasanya

@ririwa@
Dengan nada sedikit ngece “tjotsoe kuwi Pak”

Itu maksudnya agar kalo ada orang masang, ngisi airnya balik lagi ke dia, menjual tabung hidrogen untungnya tak seberapa, tapi menjual air dalam kemasan hidrogen itu lebih menguntungkan, kekna kayak jual printer, vendor printer itu untungnya jual tinta original dari pada jual printernya, harga dua catridge = 1 printer ! nah lho ?

Jangan gampang percaya, apa bedanya air Amrik dengan air Gunung Kidul, sama2 H2O, trus air munri di manapun sama. Yang membedakan hanya rangkaian dan komponen saja, malah saya lagi menemukan reaktor hidrogen tanpa KOH, hanya pake aqua dan ngiritnya katanya lebih banyak.

30. desta - December 16, 2008

Mas nanya?. kurang jelas nih kabel yang ngambil dari spul itu bagian mana?

@desta@
Spul itu kabelnya warna kuning … yang menuju ke lampu, sampeyan ambil saja dari lampu juga bisa.

31. frans oh - February 2, 2009

http://www.youtube.com/watch?v=UvBmpw1Cx2k&feature=related

@frans oh@
Ciri khas ceroboh

32. killthem70 - March 5, 2009

bagus buat pengembangannya……

saya juga pernah memasang/menggunakan bahkan mempelajari air untuk “ekstra joss” motor dan mobil….alhasil dari banyak pemasangan (di konsumen) banyak sekali hasilnya….ada yang cukup baik dalam “iritnya” konsumsi BBM dan tenaga lebih oke, ada juga yang tenaga gede tapi konsumsi BBM tidak terasa, ada lagi yang tidak punya pengaruh apa-apa.

dari yang tidak berpengaruh itu tadinya aku jawab bahwa memang dari kondisi awal dipasang butuh suatu “adaptasi” yang paling tidak sekitar 3 hari s/d 1 minggu… tapi setelah 1 minggu juga tidak berubah….mungkin karena lubang angin di hidrogen terlalu besar, atau masih terjadi kebocoran di manifold atau pada botol….

itu hanya sharing saya yang pernah saya lakukan…
akan sangat berpengaruh masalah kerapatan botol dan sambungan2 selangnya….

pada kondisi mesin masih dari pabrikan, ruang bakar hanya mendapat suplai angin dari filter saja dan diatur oleh skep pada karburator….setelah dipasang botol hidrogen kan kita masih melubangi pada manifold…itu akan menjadikan stasioner cukup besar n tidak stabil karena sudah ada kebocoran yang melalui tabung hidrogen tersebut….adakah solusinya selain memasang spuyer (pilot jet) di lubang masuk hidrogen?

penah juga aku pasnag di filter angin tapi yang ada malah kurang bagus….karena terlalu banyak tercampur angin….dan pernah sekali meledak karena setelah aku engkol ternyata ada tendangan balik dan menyebabkan busi meletik dan terjadilah ledakan yang lumayan kenceng….
ada lagi pas kondisi busi kurang begitu bagus (api dari busi sudah mulai merah) juga meledak…..

trus yang menjadi masalah buat para pengguna adalah masalah perawatan (maintenance) dimana lama-kalamaan pada elektroda yang dari besi/stainless tersebut akan berubah berkarat….itu akan susah dibersihkan dan jika tetap dipasang maka hidrogen yang dihasilkan akan buruk dan air cepat keruh…dan jika air sempat masuk ke ruang bakar maka mesin tidak akan menyala dan akan menjadikan kandungan logam pada mesin akan rusak karena KOH tersebut.

semoga bisa menjadikan kita untuk selalu menimba ilmu dan saling membantu…..trims

33. farosy - April 5, 2009

untuk MIO, inject kemana? trs kabel spul mio yg mana ya? (awam soale) trs diletakkan di bagasi gmn ya?

@farosy
Ya cari manipol, kalo kabel spul itu ngarahnya ke lampu depan, jadi situ cari aja kabel yang menghubungkan lampu depan. biasanya warna kuning

34. aduen - May 22, 2009

selamat atas exprimennya………bang yohan kalo kita pakek di vespa/scooter bisa jalan gak …? soalnya bensinnya campur….
mhn penjelasannya, terima kasih sekali kalo ngirim e-mailnya

35. Yohan - May 22, 2009

saya nggak prenah nyoba ke vespa/scooter. ntar guwe tanyakan dulu sama teman yang hobby scooter dari makasar kalo nggak salah, dia prenah nyoba kok.

36. dadank - November 16, 2009

dear bang yohan,
sory saya baru aja buka blognya ,saya cuma mau bilang saluuuuut atas semua ilmu gratisnya,mudah2an virus ini bisa menyebar ke yg lain .thanks

37. mohamed shah - January 4, 2010

salam…
ingin bertanya tentang circuit diagram.Adakah 100turns 22swg itu step up transformer?
mohon penjelasan.
terima kasih

38. kalashnikov - March 10, 2010

pernah juga tertarik, cuma belom pernah coba” karna blom sempat aja. tapi pernah nyari nyari info juga di internet, dan baca disana klo air nya di campur baking soda.. katanya sieh biar proses pembentukan hidrogennya lebih banyak.. apa ada yg pernah coba dengan dicampur baking soda???


Spam protection by WP Captcha-Free